Tutorial PHP #3: Sintaks Dasar PHP

1. Tag PHP

Kode PHP ditulis di antara tag pembuka dan penutup. PHP interpreter hanya akan memproses kode yang ada di dalam tag ini.

<?php
// Kode PHP ditulis di sini
echo "Belajar PHP";
?>

Ada juga bentuk singkat <?= yang langsung menampilkan nilai:

<?= "Ini shorthand untuk echo" ?>

Catatan: Jika file PHP hanya berisi kode PHP (tidak ada HTML), tag penutup ?> sebaiknya dihilangkan untuk menghindari bug whitespace yang tidak disengaja.

2. echo dan print

Dua cara utama untuk menampilkan output di PHP:

<?php
// echo: bisa menampilkan banyak nilai sekaligus, sedikit lebih cepat
echo "Halo ", "Dunia", "!";

// print: hanya satu argumen, mengembalikan nilai 1
print "Selamat belajar PHP";

// echo dengan tag HTML
echo "<h1>Judul Halaman</h1>";
echo "<p>Paragraf pertama</p>";
?>

Dalam praktiknya, echo jauh lebih sering dipakai karena lebih fleksibel.

3. Komentar di PHP

Komentar tidak akan dijalankan oleh PHP - berguna untuk dokumentasi kode.

<?php
// Ini komentar satu baris

# Ini juga komentar satu baris (gaya shell)

/*
   Ini komentar
   banyak baris
   sangat berguna untuk penjelasan panjang
*/

echo "Komentar tidak mempengaruhi output"; // komentar di akhir baris
?>

4. Titik Koma (Semicolon)

Setiap statement PHP harus diakhiri dengan titik koma ;. Lupa titik koma adalah salah satu error paling sering dialami pemula.

<?php
echo "Baris pertama";   // benar
echo "Baris kedua";     // benar
echo "Baris ketiga"     // SALAH: akan error!
?>

5. Whitespace dan Indentasi

PHP tidak sensitif terhadap spasi dan baris kosong. Kode ini hasilnya sama:

<?php
// Cara kompak (kurang terbaca)
echo "a";echo "b";echo "c";

// Cara yang lebih terbaca
echo "a";
echo "b";
echo "c";
?>

Biasakan pakai indentasi konsisten - 4 spasi atau 1 tab per level.

6. Case Sensitivity

Penting untuk dipahami: PHP bersifat sebagian case-sensitive.

<?php
// Nama variabel: CASE-SENSITIVE
$nama = "Ariq";
echo $Nama; // ERROR! variabel berbeda dengan $nama

// Nama function bawaan: TIDAK case-sensitive
echo STRLEN("hello");   // valid
echo strlen("hello");   // valid, hasilnya sama

// Keyword: TIDAK case-sensitive
ECHO "hello";   // valid tapi tidak disarankan
If (true) {}    // valid tapi tidak disarankan
?>

Kebiasaan terbaik: selalu gunakan huruf kecil untuk keyword dan function agar konsisten.

7. PHP di Dalam HTML

PHP dan HTML bisa dicampur dalam satu file .php:

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <title>Halaman PHP</title>
</head>
<body>
    <h1><?php echo "Halo dari PHP!"; ?></h1>
    <p>Tanggal hari ini: <?= date("d F Y") ?></p>
</body>
</html>

8. Ringkasan

  • Kode PHP ditulis di antara tag <?php dan ?>
  • echo digunakan untuk menampilkan output ke browser
  • Setiap statement diakhiri titik koma ;
  • Nama variabel case-sensitive, nama function tidak
  • PHP bisa dicampur langsung dengan HTML

Tutorial berikutnya membahas variabel, konstanta, dan tipe data di PHP.